Rabu, 12 Januari 2011

Membuat READ MORE di Blogspot

Trik Mudah membuat Read more

Lagi-lagi soal membuat fasilitas Read more.. atau Selengkapnya.. pada template baru (XML), topik ini rupanya yang paling banyak di baca dan di minati oleh para blogger baru. Hal ini terlihat dari banyaknya komentar yang masuk pada artikel tersebut, ada yang girang karena sudah merasa berhasil dan ada juga yang sedikit kecewa karena masih menemui kegagalan.

Dengan masih adanya kegagalan-kegagalan tersebut, maka dapat di tarik kesimpulan bahwa metode yang saya sampaikan ternyata masih kurang untuk di pahami. Dari itu tentu harus di pikirkan cara yang tepat dalam penyampaian suatu panduan. Beberapa waktu yang lalu ada sebuah komentar yang masuk pada salah satu artikel saya (artikel yang mana saya lupa dan sedikit malas untuk membuka dokumen komentar) bahwa metoda penyampaian tersebut sangatlah mudah untuk di pahami, maka pada kesempatan kali ini saya akan mencoba metoda tersebut pada artikel membuat fungsi Read more.. atau Selengkapnya...
Saran saya, ketika anda melakukan Editting pada kode template, sebaiknya jangan memakai browser Internet Explorer terutama Internet Explorer 6, pakailah browser lain semisal FireFox ataupun Opera. Bagi yang belum mempunyai browser FireFox bisa mendownloadnya secara gratis di sini! dan untuk Opera bisa mendownloadnya di sini!, Kenapa jangan memakai Internet Explorer? ini merupakan pengalaman pribadi saya ketika melakukan editting sering menemukan pesan error ketika memakai IE, dan apabila memakai browser lain pesan Error tersebut tidak muncul (proses edtting sukses), dan saya pernah membaca di blogger forum banyak yang melaporkan isu ini dan pihak blogger sendiri menyarankan untuk sementara memakai browser lain selain IE (maaf lupa catat alamat link nya).
Bagi yang belum sukses membuat fungsi read more..., coba ikuti langkah berikut ini :
Langkah #1

* Sign in di blogger dengan id anda.


* Klik Pengaturan


* Klik Format


* Pada layar paling bawah, ada text area kosong disamping tulisan Template Posting, isi tesxt area kosong tersebut dengan kode di bawah ini :











* Klik tombol Simpan Pengaturan


Pemasangan kode ini di maksudkan agar pada saat posting artikel, kode tersebut langsung muncul tanpa harus menuliskan terlebih dahulu, jadi membantu kita agar tidak harus selalu mengingat kode tersebut.

Langkah #2

* Klik menu Dasboard


* Klik Tata Letak


* Klik tab Edit HTML


* Klik tulisan Download Template Lengkap.


* Silahkan save dulu template tersebut, ini di maksudkan untuk mengurangi resiko apabila terjadi kesalahan ketika melakukan editting pada template, kita masih punya back up data untuk mengembalikannya seperti semula


* Beri tanda centang pada kotak di samping tulisan Expand Template Widget , lihat gambar di bawah :











* Tunggu beberapa saat ketika proses sedang berlangsung


* Silahkan anda cari kode berikut pada kode template milik anda :













atau kode di bawah ini (sama saja) ;











* Hapus kode diatas, lalu ganti dengan kode di bawah ini (klik pada tombol untuk menandai):















* Klik tombol Simpan Template
* Selesai.


Cara Posting Artikel

* Klik menu Posting


* Klik menu Edit HTML, maka secara otomatis tampak kode yang telah kita setting tadi, yakni :














* Tuliskan artikel yang ingin tampak pada blog sebelum kode :


















* Tulis keseluruhan sisa artikel sesudah kode di atas tadi dan sebelum kode :














* Klik tombol bertuliskan MEMPUBLIKASIKAN POSTING


* Klik tulisan Lihat Blog(di jendela baru) untuk melihat hasil dari postingan kita, kemudian lihat apakah hasilnya sukses atau tidak. Jika tidak, mungkin ada bagian yang terlewatkan. Coba lihat kembali langkah diatas


Mudah-mudahan dengan adanya postingan ini tidak ada lagi yang mengalami kegagalan dalam membuat menu Read more...
Bagi anda yang mengikuti tutorial ini dan mengalami kegagalan, jangan panik ketika blog anda menjadi amburadul (katanya begitu dalam komentar), upload kembali backup templatenya dan nanti akan kembali ke keadaan semula sebelum di edit.
Selamat mencoba !
Selengkapnya...

Selasa, 04 Januari 2011

Remote Desktop

Melakukan Remote Desktop Connection Dengan TeamViewer



Remote Desktop Connection Dengan TeamViewer
Kita dapat mengontrol sebuah komputer dari jauh, dengan menggunakan perangkat lunak tertentu dan jaringan Internet. Masalahnya, kebanyakan perangkat lunak tersebut memerlukan banyak pengaturan yang bersifat teknis dan terlalu rumit. Namun, kini tersedia perangkat lunak yang dapat membantu kita mengontrol komputer secara remote dengan sangat mudah.


TeamViewer adalah perangkat lunak yang memungkinkan kita untuk melakukan desktop sharing melalui Internet. Kita dapat mengontrol komputer partner kita yang berada ditempat lain, dan melakukan berbagai hal. Semua ini sangat mudah untuk dilakukan, dan bahkan kita tidak perlu pusing dengan hal-hal yang bersifat teknis seperti firewalls, IP address, ataupun NAT.
Memang kita dapat menemukan banyak perangkat lunak yang serupa, tapi TeamViewer menyediakan solusi untuk semua jenis kebutuhan. TeamViewer sangat sederhana dan mudah untuk digunakan. Kita bahkan tidak perlu meng-install nya terlebih dahulu. Kita hanya perlu menjalankan perangkat lunak ini pada komputer kita, dan tentunya pada komputer yang ingin kita kontrol dari jauh.
Kita dapat melakukan banyak hal dengan bantuan TeamViewer. Sebagai contoh, kita dapat memperlihatkan desktop kita kepada partner kita, serta berbagi demo produk, presentasi, dan sebagainya. Kita juga dapat memanfaatkan TeamViewer untuk mengontrol sebuah server.
TeamViewer juga menyediakan fitur-fitur tambahan yang sangat bermanfaat, contohnya fitur file transfer, yang memudahkan kita dalam meng-copy file serta folder antara komputer kita dengan komputer partner kita.
Kita dapat mengunduh dan menggunakan TeamViewer secara gratis, asalkan untuk keperluan non-komersil. Di website resminya www.TeamViewer.com tersedia beberapa versi TeamViewer, yaitu TeamViewer full version, serta beberapa versi lain untuk keperluan yang lebih spesifik, seperti untuk memberikan layanan customer service, untuk mengontrol server, dan sebagainya.
Selengkapnya...

Mengenal IP Command


Di bawah ini adalah perintah-perintah yang berhubungan dengan jaringan. Untuk melakukan perintah-perintah tersebut Anda harus masuk ke MS DOS Prompt.
ipconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.

ipconfig /displaydns
Menampilkan DNS Cache.
ipconfig /flushdns
Menghapus DNS Cache
ipconfig /release
“Menghapus” semua koneksi IP Address.
ipconfig /renew
Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.

ipconfig /registerdns
Melakukan refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.
ipconfig /showclassid
Menampilkan informasi DHCP Class.
ipconfig /setclassid
Mengubah DHCP Class ID
control netconnections
Menampilkan Network Connection.
ping
Contoh: ping www.klik-kanan.com
Melakukan test koneksi ke situs www.klik-kanan.com. Semakin sedikit % loss-nya makan semakin baik koneksinya.
tracert
Menampilkan informasi IP Address route.
netstat
Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif.
route
Menampilkan local route.
hostname
Menampilkan nama komputer.
Selengkapnya...

Senin, 03 Januari 2011

Cara menambah bandwidth internet

Banyak cara untuk mempercepat koneksi internet kita. Pada artikel terdahulu M.A telah membahas cara mempercepat koneksi internet tanpa sofware dan dengan sofware.
Maka pada trik kali ini adalah cara mempercepat koneksi internet dengan menambah Bandwidth.

Internet di Indonesia termasuk mahal dengan kualitas lambatnya akses internet yang tidak sebanding dengan harga yang kita bayar.

Cara berikut adalah cara menambah Bandwith melalui setting windows. Mungkin anda bertanya menggapa perlu melakukan setting windows untuk menambah Bandwidth ???
Jawabannya adalah karena windows sudah membatasi Bandwidth untuk koneksi internet kita sebanyak 20%.
Oleh karena itu agar Bandwith kita bertambah maka kita perlu mensetting batasan Bandwith 20% di windows menjadi 0%.

Berikut cara mempercepat koneksi internet melalui Bandwit:

Cara Menambah Bandwidth Internet pada Windows

1. Klik Start pada Windows
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Klik Ok
5. Klik Administrative Templates
6. Klik Network
7. Klik QoS Packet scheduler
8. Klik Limit Reservable Bandwidth
9. Ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limit(%)nya menjadi "0"
11. Klik OK
12. Kemudian keluar dan Restart komputer anda Selengkapnya...

Rabu, 29 Desember 2010

Install Windows Xp Dari Flashdisk Solusi Install windows tanpa CD-Rom


Kemaren siang sampai sore saya habiskan untuk menginstall windows disalah satu komputer client warnet yah error , gak tau kenapa gak bisa diperbaiki lagi sehingga harus di install ulang. Masalahnya komputer tersebut tidak memiliki cd-rom , solusinya banyak sih untuk nginstall windows dengan kondisi komputer seperti ini, pasang cd rom atau bisa di coba install windows melalui usb flash disk dan yang tidak di anjurkan di bawa ke toko komputer buat di installin orang hehe ( mending sendiri ) .

Penginstallan windows xp dari flash disk ini juga sangat berguna untuk menginstall windows xp di beberapa notebook yang memang tidak dilengkapi dengan cd-rom seperti seri mini notebook semacam Asus Eee pc. Memang bisa diakalin dengan menginstall menggunakan external cd-rom, tapi untuk lebih menghemat kita bisa mencoba menginstall windows dengan hanya menggunakan flash disk ( harga 60 rebu juga dapat 1 biji ).
Dengan perkembangan teknologi flash disk sekarang yang memiliki kapasitas semakin besar maka kita dengan mudah bisa menggunakan flash disk untuk menginstall windows , berikut syarat2 yang harus di persiapkan .
1. Flash disk apa aja ( kalau bisa minimal 1GB ).
2. komputer korban ( victim )
3. komputer master , lengkap dengan cd-rom tentunya ( untuk membuat master flash disk )
3. cd windows xp ( asli atau palsu terserah )
4. program untuk modul installasi
- USB_PREP8 ( download via indowebster)
- PEtoUSB  ( download via indowebster)
setelah pernah pernik diatas sudah siap maka langkah selanjutnya memulai installasi windows xp dari flash disk :
langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Colok flash disk ke komputer master dan catat posisi drivenya , apakah di F:, G:, H:, O: dan sebagainya
2. extrak file2 yang diatas , USB_PREP8 dan PEtoUSB kedalam satu folder  misalkan  C:/usb ( hasil extrak file USB_PREP8 jadi 1 folder, copy smua file dah pindahkan ke folder C:/usb) demikian juga file PEtoUSB.
3. Siapkan cd instalan windows xp dan masukkan ke cd rom komputer master .
4. selanjutnya buka folder C:\USB yang sudah dibuat dan berisi file2 tersebut diatas.
5. Selanjutnya jalankan file bernama “usb_prep8.bat” lalu akan muncul sebuah windows command prompt berisi bermacam2 perintah

tekan sembarang tombol aja di keyboard.
6. selanjutnya di layar komputer kamu akan muncul program PEtoUSB yang meminta untuk memformat flash disk kamu , klik start aja langsung.
7. Jika proses format sudah selesai, tutup program PEtoUSB ( jangan tutup windows command prompt usb_prep8.bat ) di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Selanjutnya pilih opsi ke 1 untuk memilih sumber file installasi windows ( pilih drive cd rom kamu aja yang berisi cd installan windows ) atau juga bisa folder yang berisi file2 source instalasi windows.
9. setelah diatas , akan diminta lagi memilih opsi dan pilih opsi ke 3 untuk mentukan dimana kamu mencolokkan flash disk kamu, kalau di drive E maka ketik e dan tekan enter.
10. setelah tahap ini pilihlah opsi 4 untuk memulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain. dalam proses ini akan memakan waktu yang cukup lama, proses pembuatan modul instalasi / pengcopyan file ke flash disk kamu ( mungkin lebih dari 15 menit )
yang sabar aja, setelah selesai sekarang kamu sudah memiliki flash disk yang bootable dan mampu menginstall windows secara langsung.
11. cabutlah flash disk dari komputer master lalu colokkan ke komputer victim untuk memulai installasi, bootlah komputer kamu dari flash disk .
lalu dilayar akan muncul 2 opsi penginstallan, pilihlah opsi yang kedua dan proses penginstalan windows akan mulai berjalan.

 

Membuat bootable flashdisk dan Backup dengan Noton Ghost


Karena baru ada Notebook HP mini dikantor dengan sistem operasi windows, tapi belum ada backup sistemnya, jadi terpaksa utak-atik flashdisk buat njalanin tu notebook dari flashdisk. Kenapa harus dari flashdisk? mari kita tanyakan pada rumput yang bergoyang heheh.. IntinyaBackup sistem operasi dengan mengggunakan tool norton Ghost yang bisa di jalanin dari command, karena sistem yang mau di backup itu windows, jadi ngga bisa kalau njalanin tu ghost dari windows. Cukup basa-basinya. Siapin tool :
1. Tool buat bikin flashdisk bootable. Download disini, kemudian extrak dan jalanin hasil extrak seperti gambar berikut
Flashdisk
jika akan membuat backup dengan ukuran file gede, maka kita kita bisa menggunakan hardisk bisa untuk dijadikan sebagai USB Hardisk start up plus norton ghost. Ghost ini jalan under DOS, semetara DOS under FAT32 jadi formatnya harus FAT32. Karena FAT32 ngga bisa nyimpen 1file yang ukuranya lebih dari 3GB, maka nanti akan muncul beberapa file *.GHO. Dan pada saat pembuatan Image akan di kasih pertanyaan kalo ngga salah ditanya mo taruh dimana file image selnajutnya? klik aja OK.
2. Download system operasi DOS disini.
3. Extrak tuh DOS, kemudian isi kolom Using DOS filesystem located at isi dengan alamat dos yang tadi baru di extrak.
4. Tambahkan file Ghost.exe kedalam flash disk yang dapat disini.
Setelah selsai,coba perhatikan. Flashdisk memang tampak kosong, hanya ada 1 file Ghost.exe. Tapi kalau kita gunakan Program tuk lihat file system yang hiden, sebenarnya dsitu terdapat beberapa file yang digunakan oleh flashdisk supaya bisa jadi Bootable.
Selanjtunya adalah backup sistem windows tu notebook.
1. Booting dengan menggunakan flash disk. Cari settingan supaya bisa booting dari flashdisk di Bios. cari sendiri.
2. Kalau sudah berhasil booting dari flashdisk, periksa tu flashdisk ada Ghost.exe nya ngga? ketik :
c:/dir
3. Anggap aj dah ada, Ketik Ghost, kemudian akan muncul tuh ghost
ghost01
3. Untuk membuat Backup silahkan  cari pilihan untuk buat ke image, yaitu to image
ghost02
4. Jika hardisknya lebih dari satu maka akan muncul banyak pilihan. Tetepi karena hardisknya cman satu jadi ngga ada pilihan lainya seperti gambar berikut.
ghost03
5. PilihDrive yang ingin di backup ( Primary atau Logical ) Untuk membackup Windows biasanya pilih yang primary dan ini tergantung dari windows tersebut berada di drive mana ? Primary atau logical –> OK
ghost046. Tentukan Drive mana untuk menyimpan hasil dari backupan tersebut Beri nama pada file name exp : BackupSisstem — > click Save
ghost06
Selengkapnya...